dia yang tak sempurna
mencuri sebagian nyamanku
memasuki ruang sepiku untuk menjadi tenang
merengek untuk berpetualang di setiap tidurku
tapi dia juga menipuku
dia akan lupa akan temunya kali ini
dia tak akan lagi meminum segelas coffe dengan rasa frezze di sampingku
dia akan lupa tentang hari ini
sebab memang tak seharusnya mata kita saling bertemu
tak seharusnya ada nyaman setiap saling bersampingan
dia juga sadar tentang hal ini
tentang seseorang yang memeluknya dari belakang
seseorang yang bermanja mesra dengannya
dia bertanggung jawab atas hal itu
biarkan aku hanya klisenya untuk senyum yang diam-diam lalu tatap yang membisu
No comments:
Post a Comment